Kamis, 16 Juli 2020

diplomasi komersial antara India dengan Pakistan

Hasil diplomasi komersial antara India dengan Pakistan

India dan Pakistan telah melalui sejarah permusuhan yang begitu panjang. Namun hal tersebut tidak menyurutkan usaha kedua negara tersebut untuk berdamai dan kembali mejalin kerjasama. Dimulai dari hubungan olahraga Kriket yang merupakan olahraga kegemaran kedua negara tersebut. Tapi saying, pada saat itu pertandingan tersebut malah seperti medan pertempuran bukan pertadingan kriket. Karena masih adanya kebencian diantara beberapa masyarakatnya. Namun hal ini menjadi sebuah penanda bahwa hubungan India dengan Pakistan sudah mulai membaik.

Tidak hanya melalui hubungan olahraga, upaya perdamaian yang dilakukan oleh kedua negara bisa dilihat dari dilakukannya peningkatan hubungan dagang. Kedua negara memutuskan untuk melonggarkan pemberian visa  yang bertujuan untuk mempermudah para pebisnis dan pengunjung yang berasal dari masing-masing negara untuk mendapatkannya. Hal ini bertujuan untuk memacu pertukaran dan permintaan utama oleh eksekutif perusahaan. Dilihat dari tindakan India yang menyetujui pengeluaran 3000 visa kepada warga penggemar kriket untuk penonton dari Pakistan dimana pada saat itu tengah dilakukannya sebuah pertandingan  kriket di India.

[1]Pada awal tahun 2012, India juga membuka kantor pembeaan besar di sepanjang perbatasan di Punjab untuk mempermudah perjalanann truk. Dari yang awalnya hanya 150 truk menjadi 600 truk yang dapat menyebrang di sepanjang perbatasan mereka yang sangat termiliterasi. India juga dikatakan siap untuk mengakhiri larangan investasi dari Pakistan. Meskipun pada awalnya tidak sedikit juga pebisnis yang menolak pembukaan perdagangan tersebut karena takut akan kemungkinan bahwa mereka akan dibanjiri oleh barang-barang dari India yang mebih murah seperti obat-obatan, suku cadang mobil dan barang-barang konsumen lain. Namun tidak menyurutkan usaha perdamaian tersebut karena memperhatikan kemungkinan yang ditawarkan di pasar India. Para pengusaha India pun sama-sama antusias, mengatakan adanya peluang untuk berdagang di bidang-bidang dimulai dari pertanian, teknologi informasi, farmasi, teknik hingga bahan kimia.

Perdagangan bilateral resmi antara India dengan Pakistan awalnya hanya berkisar $ 2,7 miliar dan sangat miring bagi New Delphi. Akan tetapi kamar bisnis India memperkirakan barang barang senilai $ 10 miliar dialihkan secara illegal. Sekertaris perdagangan India mengatakan kepada AFP bahwa keputusan Pakistan untuk memberi status MFN India pada akhir tahun adalah pengubah permainan. Status MFN yang berarti india dapat mengekspor 6.800 item ke Pakistan yang naik dari sekitar 2000 pada saat itu, dan kedua negara tersebut bertujuan untuk meningkatkan perdagangan bilateral menjadi $ 6 miliar dalam waktu tiga tahun.

Kedua negara berharap membaiknya hubungan perdagangan agar dapat meningkatkan hubungan diplomasi yang baik. Adanya suatu visi yang sama dalam menciptakan perdamaian akan mempermudah berakhirnya hubungan permusuhan antar kedua negara tersebut. Bukan hanya melalui perdagangan ataupun pertandingan kriket, perlu dilakukannya hubungan diplomasi dari sector lain untuk menghilangkan rasa curiga dan saling ketidakpercayaan yang masih tinggi antara kedua negara tersebut.

 

 

Sumber:

·        Pasricha Anjana (2012). India Pakistan Memulai Lagi Diplomasi Melalui Kriket: Artikel VOA

http://www.voaindonesia.com/a/india-pakistan-memulai-lagi-diplomasi-melalui-kriket/1573479.html

 

·        DAWN today’s paper (2012). India, Pakistan try ‘trade diplomacy’

http://www.dawn.com/news/715100

 



[1] DAWN today’s paper 2012 at India, Pakistan try ‘trade diplomacy’


Tidak ada komentar:

Posting Komentar