Hasil
diplomasi komersial antara India dengan Pakistan
India dan Pakistan telah melalui sejarah permusuhan
yang begitu panjang. Namun hal tersebut tidak menyurutkan usaha kedua negara
tersebut untuk berdamai dan kembali mejalin kerjasama. Dimulai dari hubungan
olahraga Kriket yang merupakan olahraga kegemaran kedua negara tersebut. Tapi
saying, pada saat itu pertandingan tersebut malah seperti medan pertempuran
bukan pertadingan kriket. Karena masih adanya kebencian diantara beberapa
masyarakatnya. Namun hal ini menjadi sebuah penanda bahwa hubungan India dengan
Pakistan sudah mulai membaik.
Tidak hanya melalui hubungan olahraga, upaya
perdamaian yang dilakukan oleh kedua negara bisa dilihat dari dilakukannya
peningkatan hubungan dagang. Kedua negara memutuskan untuk melonggarkan
pemberian visa yang bertujuan untuk
mempermudah para pebisnis dan pengunjung yang berasal dari masing-masing negara
untuk mendapatkannya. Hal ini bertujuan untuk memacu pertukaran dan permintaan
utama oleh eksekutif perusahaan. Dilihat dari tindakan India yang menyetujui
pengeluaran 3000 visa kepada warga penggemar kriket untuk penonton dari
Pakistan dimana pada saat itu tengah dilakukannya sebuah pertandingan kriket di India.
[1]Pada awal tahun 2012, India juga membuka kantor pembeaan
besar di sepanjang perbatasan di Punjab untuk mempermudah perjalanann truk.
Dari yang awalnya hanya 150 truk menjadi 600 truk yang dapat menyebrang di
sepanjang perbatasan mereka yang sangat termiliterasi. India juga dikatakan
siap untuk mengakhiri larangan investasi dari Pakistan. Meskipun pada awalnya
tidak sedikit juga pebisnis yang menolak pembukaan perdagangan tersebut karena
takut akan kemungkinan bahwa mereka akan dibanjiri oleh barang-barang dari
India yang mebih murah seperti obat-obatan, suku cadang mobil dan barang-barang
konsumen lain. Namun tidak menyurutkan usaha perdamaian tersebut karena
memperhatikan kemungkinan yang ditawarkan di pasar India. Para pengusaha India
pun sama-sama antusias, mengatakan adanya peluang untuk berdagang di bidang-bidang
dimulai dari pertanian, teknologi informasi, farmasi, teknik hingga bahan
kimia.
Perdagangan bilateral resmi antara India dengan
Pakistan awalnya hanya berkisar $ 2,7 miliar dan sangat miring bagi New Delphi.
Akan tetapi kamar bisnis India memperkirakan barang barang senilai $ 10 miliar
dialihkan secara illegal. Sekertaris perdagangan India mengatakan kepada AFP
bahwa keputusan Pakistan untuk memberi status MFN India pada akhir tahun adalah
pengubah permainan. Status MFN yang berarti india dapat mengekspor 6.800 item
ke Pakistan yang naik dari sekitar 2000 pada saat itu, dan kedua negara
tersebut bertujuan untuk meningkatkan perdagangan bilateral menjadi $ 6 miliar
dalam waktu tiga tahun.
Kedua negara berharap membaiknya hubungan perdagangan
agar dapat meningkatkan hubungan diplomasi yang baik. Adanya suatu visi yang
sama dalam menciptakan perdamaian akan mempermudah berakhirnya hubungan
permusuhan antar kedua negara tersebut. Bukan hanya melalui perdagangan ataupun
pertandingan kriket, perlu dilakukannya hubungan diplomasi dari sector lain
untuk menghilangkan rasa curiga dan saling ketidakpercayaan yang masih tinggi
antara kedua negara tersebut.
Sumber:
·
Pasricha Anjana
(2012). India Pakistan Memulai Lagi Diplomasi Melalui Kriket: Artikel VOA
http://www.voaindonesia.com/a/india-pakistan-memulai-lagi-diplomasi-melalui-kriket/1573479.html
·
DAWN today’s paper
(2012). India, Pakistan try ‘trade diplomacy’
http://www.dawn.com/news/715100
Tidak ada komentar:
Posting Komentar